Call / WhatsApp | +62 819 1117 1114

Swim PRIDES || Cuma Main Air

Motor adalah salah satu moda transportasi yang paling banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia, banyak varian motor yang sering kita jumpai di jalanan ibukota maupun pedesaan. Jenis dan fungsi motor disesuaikan kebutuhan yang ingin di capai, ada motor Sporty yang ingin mendapatkan kecepatan, Motor Adventure yang ingin mendapatkan petualangan, Motor Trail yang ingin mendapatkan tantangan, dan jenis lainnya. Saat ini hampir setiap rumah memiliki moda transportasi ini, menjadi moda transportasi yang wajib di miliki baik perorangan maupun kebutuhan keluarga.

Berkembangnya Jenis dan Tipe sepeda motor membuat semakin banyak komunitas yang terbentuk pula, ada komunitas motor merek tertentu, ada komunitas  motor kantor , ada komunitas motor petualangan, ada komunitas motor tipe tertentu, ada komunitas motor desa tertentu, dan komunitas lain yang tidak terhitung jumlahnya.

Dari banyak komunitas yang ada PRIDES adalah salah satu komunitas motor yang cukup eksis dan diperhitungkan keberadaannya. Komunitas ini memiliki banyak program kegiatan yang bertema keselamatan berkendara dan kesehatan, belum lama ini menyelenggarakan kegiatan SRC (Safety Riding Course) dan BLS (Basic Life Support) yang didukung oleh SCA (Safety Campaign Award) kegiatan tersebut akan diadakan secara rutin.

Kegiatan lainnya adalah Renang ! loh kok renang, anak motor kok main air bukan Touring?!

Renang punya hubungan yang signifikan dengan motor

1. Soft Effect

Safety-Riding-dan-Peta-Mudik-2015-Ergonomi-Berkendara-MotorSaat mengendarai kendaraan roda dua, hal pertama yang dirasakan adalah ergonomi. Aspek ergonomi dalam desain sepeda motor adalah bagaimana posisi pengendara dalam mengendarai sepeda motor tersebut (riding position). Pertimbangan ergonomi itu sendiri, dimulai saat kita memulai menaiki motor, hingga ke 3 titik yang dikenal sebagai segitiga ergonomi. Segitiga ergonomi sepeda motor dibangun oleh 3 titik yang dikenal sebagai segitiga ergonomi yakni stang (handlebar), jok atau tempat duduk dan bagaimana tumpuan kaki. Salah satu pertanda desain sepeda motor yang tidak ergonomi adalah pengendara cepat merasa pegal di pinggang setelah menggunakannya. Salah satu dimensi antropometri yang harus diperhatikan adalah agar lutut pengendara (ukuran orang Indonesia) tidak menyentuh dek, selain itu juga harus memperhatikan lebar  jok.

Permasalahannya, seringkali pengendara mengabaikan kenyaman selama berkendara. Melupakan segitiga ergonomi dengan memodifikasi motor tanpa memerhatikan ketiga titik tersebut. Jika pengendara sudah mengabaikan hal tersebut dan sering melewati jalur yang tidak nyaman pula, maka dampak resiko tubuh merasa lebih cepat pegal dan sakit juga akan bertambah.

Lambat laun motor menggantikan fungsi gerak tubuh kita yang tadinya aktif disemua anggota gerak menjadi aktif di beberapa bagian anggota gerak saja. Contoh sederhana saat kita ingin memebeli sesuatu ke tempat tertentu yang sebelumnya dapat di gapai dengan cara berjalan kaki, saat ini lebih suka menggunakan sepeda motor. Bagian tubuh yang pasif akan lebih mudah dihinggapi lemak.

2. Hard Effect

Saat ketidaknyamanan terus dipaksakan maka ada kemungkinan penyakit lain yang akan di derita, LBP dan HNP adalah keluhan yang paling banyak diutarakan para pengedara motor. Belum lagi karena alasan lain seperti dampak kecelakaan yang lebih sering terjadi seperti patah tulang atau disfungsi bagian tubuh lainnya.

event name-09536

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

event name-09578

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lalu apa hubungannya dengan RENANG?

1. Renang memiliki fungsi relaksasi dan Reposisi

Dikutip dari 1health.id, sebuah penelitian dari University of the Pacific, Amerika Serikat, menemukan hasil bahwa gerakkan renang mampu mengurangi frekuensi bernapas (agar bisa bernafas panjang) dan meningkatkan jumlah oksigen dari paru-paru menuju otot tubuh. Asupan oksigen yang maksimal ke otot tubuh akan membuat otot tubuh lebih rileks. Selain itu, ketika berenang, seseorang melatih sendiri pernapasannya seperti mengambil, menahan dan mengeluarkan napas, hal ini berguna untuk meningkatkan kinerja paru-paru.

Untuk orang yang berlari, hanya menggerakan tubuhnya melalui udara. Adapun perenang, mendorong tubuhnya sendiri melalui air (yang sekitar dua belas kali lebih padat daripada zat udara). Sehingga, setiap pergerakan lengan dan kaki menjadi latihan daya tahan yang sangat baik. Berenang menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan kekuatan otot dan masa otot, bahkan jika dibandingkan dengan beberapa latihan aerobik lainnya. Ketika berlari, otot kaki, paha dan pantat saja yang akan terbentuk. Adapun olahraga renang akan melatih seluruh otot tubuh tubuh dan mereposisi otot tubuh.

2. Renang memiliki Fungsi Terapi

Seringkali kami mendapatkan rujukan dari dokter untuk melakukan terapi renang untuk beberapa kasus seperti HNP, LBP, Obesitas, Siliosis, Asma, dan banyak lagi lainnya. Ada beberapa rekan motor pula yang disarankan dokter untuk terapi renang, mereka merasakan efek yang signifikan ketika usai berenang.

Renang bukan hanya  cabang olah raga, renang memiliki manfaat bagi tubuh yang dapat dirasakan bagi setiap orang terutama pengendara sepeda motor.

Kegiatan ” Cuma Main Air ” dilaksanakan oleh PRIDES berkolaborasi dengan kursusrenang.com dikolam renang Sepolwan setiap 2 minggu sekali di hari minggu pagi. Kegiatan rutin ini diharapakan memberikan dampak positif bagi setiap anggota komunitas.

 

 

Kutipan

1. http://www.academia.edu/19661156/PERAN_ERGONOMI_TERHADAP_DESAIN_SEPEDA_MOTOR

2.http://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/2016/09/manfaat-renang-bagi-tubuh.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>